Suryawan 2016: Ekologi Budaya Tempat Sakral Komunitas Kanum Smarkey Dan Marori Men Gey di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua
Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengetahuan tentang lingkungan budaya Suku Kanume dan Marori Men Gey yang berhubungan dengan tempat-tempat sakral yang berada di wilayah kampung mereka. Suku Kanume dan Marori Men Gey adalah bagian dari Suku Besar Malind Anim yang berada di kawasan Taman Nasional Wasur, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Suku Kanume mengakui leluhur mereka adalah Dema yang merupakan personifikasi dari satwa-satwa dan tumbuhan. Bentang alam dari Suku Kanume mengkhususkan beberapa wilayah adalah sebagai tempat tinggal Dema. Tempat-tempat sakral tersebut diantaranya adalah sumur alam (Aukambo), tempat persinggahan leluhur (Samleber), dusun-dusun sagu (Sarmbar, Smanitek, Kirakambo, Yapir, Walamal, Kirakambo, Nggelem, Yawalkal, Umbal, Kasarmeneng), kampung lama (Mbenggu), tanah tinggi (dek). Penelitian ini menelaah bahasa-bahasa ibu (dalam hal ini Kanume dan Marori Men Gey) mengenai tempat-tempat sakral tersebut dan pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alamnya. Salah satu yang menjadi fokus penelitian ini adalah ritual sasi, yaitu pengaturan pengelolaan sumber daya alam yang memberikan kesempatan kepada bintang buruan atau tumbuh-tumbuhan berkembang biak. Sasi dalam Bahasa Kanume disebut dengan Sal dan dalam Bahasa Marori Men Gey disebut dengan Sarr. Penelitian ini memadukan metode penelitian etnografi dalam ilmu antropologi dan dokumentasi bahasa.